PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
Fase C / Kelas VI
Materi: Mengonstruksi dan Mengurai Bangun Ruang
| Fase/Kelas | C / VI |
| Materi | Mengonstruksi dan Mengurai Bangun Ruang |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan × 3 JP |
| Dimensi Profil Lulusan |
|
Kompetensi Awal
- Murid mengenal dan dapat mengidentifikasi berbagai bangun datar.
- Murid mengenal kubus dan balok serta bagian-bagiannya.
- Murid dapat menghubungkan bentuk bangun ruang dengan bangun datar yang menyusunnya.
- Murid memiliki pengalaman mengamati benda berbentuk bangun ruang dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran
Murid mampu:
- Mengidentifikasi karakteristik kubus, balok, dan bangun ruang gabungan.
- Mengonstruksi berbagai bangun ruang menggunakan beberapa bangun ruang atau bangun datar sebagai penyusunnya.
- Mengurai bangun ruang menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana.
- Menghubungkan bangun ruang dengan bangun datar penyusunnya.
- Menjelaskan strategi menyusun dan mengurai bangun ruang berdasarkan bentuk, posisi, dan kebutuhan.
- Menerapkan konsep mengonstruksi dan mengurai bangun ruang dalam situasi kehidupan sehari-hari.
Pengetahuan Bermakna
Murid memahami bahwa bangun ruang dapat dikonstruksi dari beberapa bagian dan dapat diurai menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana. Pemahaman tersebut dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah nyata, seperti mengemas barang dalam kardus, menyusun barang di gudang, membuat model bangunan, dan menggunakan ruang secara efisien.
Kerangka Pembelajaran
| Praktik Pedagogis | Pendekatan matematika realistik, eksplorasi benda konkret, diskusi kelompok, pemecahan masalah, eksperimen sederhana, dan proyek membuat model bangun ruang. |
| Lingkungan Pembelajaran |
Budaya belajar: Mendorong murid untuk mengamati, mencoba, membandingkan, menemukan berbagai cara menyusun dan mengurai bangun ruang, serta berani menjelaskan strategi yang digunakan. Ruang fisik: Ruang kelas digunakan secara interaktif melalui kegiatan pengamatan benda di sekitar, kerja kelompok, penyusunan model, dan pemecahan masalah. |
| Kemitraan Pembelajaran | Antarmurid bekerja dalam kelompok kecil untuk mengonstruksi dan mengurai bangun ruang serta menyelesaikan masalah penyusunan barang secara efisien. |
| Pemanfaatan Digital | Murid dapat mengamati video atau gambar tentang kubus, balok, jaring-jaring, bangun ruang gabungan, serta contoh pemanfaatan ruang dalam kehidupan sehari-hari. |
Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan 1: Mengonstruksi Kubus, Balok, dan Bangun Ruang Gabungan
1. Memahami
Prinsip Pembelajaran: Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
- Murid diberikan asesmen awal dengan mengamati gambar rumah, gedung, kardus, kotak penyimpanan, dan benda lain di sekitar.
- Murid menjawab pertanyaan:
- Benda apa saja yang kamu lihat?
- Benda mana yang berbentuk seperti kubus?
- Benda mana yang berbentuk seperti balok?
- Apakah ada benda yang tersusun dari lebih dari satu bentuk?
- Pendidik mengajak murid mengingat kembali ciri-ciri kubus dan balok.
- Murid mengamati berbagai benda konkret berbentuk kubus dan balok.
- Pendidik menjelaskan bahwa beberapa bentuk dapat disusun atau digabungkan menjadi bangun ruang baru.
- Murid secara berkelompok diberikan beberapa kubus kecil dan balok kecil.
- Murid mencoba menyusun kepingan tersebut menjadi berbagai bentuk.
- Murid mendiskusikan hasil penyusunan: Berapa banyak kubus yang digunakan? Berapa banyak balok yang digunakan? Bangun ruang apa yang terbentuk? Apakah dapat dibuat dengan cara lain?
- Murid menggambar hasil konstruksi dan menuliskan bangun ruang yang digunakan sebagai penyusunnya.
2. Mengaplikasi
Prinsip Pembelajaran: Bermakna dan Menggembirakan
- Murid melakukan asesmen formatif.
- Setiap kelompok mendapatkan tugas: “Buatlah dua bangun ruang berbeda menggunakan beberapa kubus dan/atau balok. Gambarkan hasilnya dan jelaskan bagian-bagian yang menyusunnya.”
- Murid mempresentasikan hasil konstruksinya.
Lembar Aktivitas: Mengonstruksi Bangun Ruang
| Bangun yang dibuat | Bangun penyusun | Jumlah | Penjelasan |
|---|---|---|---|
| Bangun 1 | |||
| Bangun 2 |
Petunjuk: Gunakan minimal 4 keping/bagian bangun ruang, buat dua bangun ruang berbeda, gambarkan hasilnya, tuliskan bangun ruang penyusunnya, dan jelaskan cara menyusun bangun tersebut.
3. Merefleksi
Murid menjawab pertanyaan reflektif: Apa yang paling menarik dari kegiatan menyusun bangun ruang? Bangun ruang apa yang paling mudah kamu susun? Apa kesulitan yang kamu alami? Bagaimana cara kamu mengatasinya?
Pertemuan 2: Mengurai Bangun Ruang dan Mengenali Bangun Datar Penyusunnya
1. Memahami
Prinsip Pembelajaran: Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
- Murid melakukan tinjau ulang pembelajaran sebelumnya.
- Pendidik menunjukkan sebuah kardus berbentuk balok. Murid mengamati bagian-bagian kardus tersebut.
- Pendidik membuka/membentangkan kardus sehingga terlihat bagian-bagian permukaannya.
- Murid mengidentifikasi bentuk bangun datar yang terdapat pada permukaan kardus.
- Pendidik menjelaskan bahwa bangun ruang dapat diurai menjadi bangun-bangun yang lebih sederhana, khususnya bangun datar penyusunnya.
- Murid mengamati beberapa model kubus dan balok kemudian menentukan bangun datar yang menyusun permukaannya.
2. Mengaplikasi
- Murid bekerja dalam kelompok. Setiap kelompok mendapatkan beberapa gambar/model kubus, balok, dan bangun ruang gabungan.
- Murid mengurai setiap bangun dan menentukan bangun datar yang menyusunnya.
Lembar Aktivitas: Mengurai Bangun Ruang
| Bangun Ruang | Bangun Datar Penyusun | Jumlah |
|---|---|---|
| Kubus | Persegi | 6 |
| Balok | Persegi panjang dan/atau persegi | 6 |
| Bangun gabungan 1 | ||
| Bangun gabungan 2 |
3. Merefleksi
Murid menjawab: Apa hubungan antara bangun ruang dan bangun datar? Bagian mana yang paling menantang? Bagaimana cara mengetahui bangun datar penyusun sebuah bangun ruang? Apa yang sudah saya pahami dengan baik?
Pertemuan 3: Tantangan “Gudang Efisien”
1. Memahami
Prinsip Pembelajaran: Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
- Pendidik memberikan pertanyaan pemantik: “Sebuah gudang akan diisi kardus berbentuk balok. Bagaimana kardus dapat disusun agar ruang digunakan secara efisien?”
- Murid mengamati gambar/model gudang dan beberapa kardus.
- Murid mendiskusikan: Bagaimana posisi kardus sebaiknya disusun? Apakah semua kardus harus diletakkan dengan posisi yang sama? Bagaimana cara mengurangi ruang kosong? Apa yang terjadi jika kardus disusun tidak teratur?
2. Mengaplikasi
Murid melakukan asesmen sumatif melalui aktivitas “Tantangan Gudang Efisien”.
- Setiap kelompok mendapatkan model kardus/kubus-balok atau gambar.
- Murid ditantang menyusun beberapa kardus sehingga penggunaan ruang menjadi seefisien mungkin.
- Murid menggambarkan susunan yang dibuat dan menentukan: bangun ruang yang digunakan, bangun datar penyusunnya, jumlah kardus, cara penyusunan, dan alasan memilih susunan tersebut.
- Murid mempresentasikan hasil dan strategi kelompoknya.
Lembar Aktivitas: “Tantangan Gudang Efisien”
Alat dan bahan: Model kubus/balok, kertas, penggaris, pensil, lem (jika diperlukan).
Tantangan 1 — Susun Kardus
Sebuah gudang memiliki ruang berbentuk balok. Tersedia beberapa kardus berbentuk balok.
Tugas: Susun kardus agar ruang yang tersedia dapat digunakan seefisien mungkin. Gambarkan susunan kardus, tentukan jumlahnya, dan jelaskan alasan memilih susunan tersebut.
Tantangan 2 — Urai dan Identifikasi
Perhatikan bangun ruang gabungan yang diberikan. Bangun ruang apa saja yang menyusunnya? Berapa banyak bagian yang digunakan? Bangun datar apa saja yang terdapat pada bagian penyusunnya? Gambarkan hasil penguraian bangun tersebut.
Tantangan 3 — Rancang Model Bangunan
Buatlah sebuah model bangunan sederhana menggunakan beberapa kubus dan balok. Gambarkan model, tuliskan bangun ruang yang digunakan, jelaskan cara mengonstruksinya, serta bagaimana model tersebut dapat diurai kembali.
3. Merefleksi
Murid menjawab pertanyaan: Bagaimana perasaanmu ketika menyusun dan mengurai bangun ruang? Strategi apa yang kamu gunakan agar susunan kardus menjadi efisien? Bagaimana konsep ini dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari?
Ringkasan Asesmen Pembelajaran
| Asesmen Awal | Teknik: Pertanyaan lisan dan pengamatan terhadap gambar/benda berbentuk kubus, balok, dan bangun ruang gabungan. |
| Asesmen Formatif | Teknik: Praktik menggunakan instrumen lembar aktivitas “Mengonstruksi Bangun Ruang” dan “Mengurai Bangun Ruang”. |
| Asesmen Sumatif | Teknik: Praktik dan pemecahan masalah menggunakan instrumen “Tantangan Gudang Efisien” serta pembuatan model bangun ruang. |

