Matematika Fase B
Ringkasan materi Kelas III dan IV SD/MI agar konsep utama lebih mudah dipelajari, diingat, dan dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari.
Lihat Peta Materi Lihat Inti MateriBelajar dari Konkret → Visual → Simbol
Berdasarkan materi Fase B dalam panduan, pembelajaran Matematika menekankan pemahaman konsep, penggunaan benda konkret dan visualisasi, latihan prosedur, estimasi, pemodelan, diskusi makna bilangan, serta penerapan dalam situasi sehari-hari.
Fase B diperuntukkan bagi Kelas III dan IV SD/MI/Program Paket A. Ringkasan ini mengambil pokok materi yang dijelaskan dalam PDF sumber dan menyusunnya kembali dalam bahasa belajar yang lebih singkat.
5 Kelompok Materi Utama
Gunakan peta ini sebagai panduan saat mengulang materi.
Bilangan
Bilangan sampai 10.000, operasi, faktor-kelipatan, pecahan, desimal, persen.
Pengukuran
Panjang, berat, luas, volume, dan waktu dengan satuan.
Geometri
Sifat bangun dan penyusunan/ penguraian bangun datar.
Data
Mengumpulkan, mengurutkan, menyajikan, membaca, dan menyimpulkan data.
🔢 Bilangan dan Operasinya
Memahami struktur bilangan sebelum melakukan perhitungan.
1. Bilangan Cacah sampai 10.000
📖 Inti yang perlu dipahami
- Memahami number sense atau intuisi bilangan.
- Membaca dan menulis bilangan sampai 10.000.
- Memahami nilai tempat: satuan, puluhan, ratusan, dan ribuan.
- Membandingkan dan mengurutkan bilangan.
- Membulatkan bilangan ke puluhan, ratusan, atau ribuan terdekat sesuai konteks.
- Melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan dengan berbagai cara.
1.734 dapat diuraikan menjadi 1.000 + 700 + 30 + 4. Bilangan juga dapat disusun dengan pengelompokan lain selama nilainya tetap sama.
2. Penjumlahan dan Pengurangan
📖 Inti yang perlu dipahami
- Menjumlahkan dan mengurangkan bilangan dengan memahami nilai tempat.
- Menggunakan strategi yang fleksibel, bukan hanya satu cara hitung.
- Menggunakan komposisi/dekomposisi untuk mempermudah perhitungan.
- Menggunakan estimasi untuk memperkirakan hasil.
1.000 − 398 dapat dipikirkan sebagai 1.000 − 400 + 2. Tujuannya adalah memilih strategi yang membantu menghitung secara efisien.
3. Perkalian dan Pembagian
📖 Inti yang perlu dipahami
- Melakukan perkalian dan pembagian sampai 1.000 dengan bantuan benda konkret.
- Menggunakan gambar, simbol, garis bilangan, atau model matematika sederhana.
- Memahami fakta perkalian dasar, antara lain dengan 2, 3, 4, 5, dan 10.
- Memahami pembagian sebagai operasi yang berkaitan dengan perkalian.
- Memahami pembagian sebagai membentuk beberapa kelompok atau membagi jumlah secara sama.
4 kotak, masing-masing berisi 5 manggis → 4 × 5 = 20 manggis.
4. Kelipatan dan Faktor
📖 Inti yang perlu dipahami
- Mengenal kelipatan suatu bilangan.
- Mengenal faktor suatu bilangan.
- Menggunakan konsep faktor dan kelipatan dalam situasi sederhana.
Kelipatan berkaitan dengan hasil perkalian suatu bilangan. Faktor adalah bilangan yang dapat membagi suatu bilangan tanpa sisa.
5. Pecahan, Desimal, dan Persen
📖 Inti yang perlu dipahami
- Membandingkan dan mengurutkan pecahan dengan pembilang satu atau penyebut yang sama.
- Mengenal pecahan senilai.
- Mengenal bentuk desimal.
- Mengubah pecahan menjadi desimal dan persen.
- Menghubungkan pecahan, desimal, dan persen dalam konteks sederhana.
Pecahan, desimal, dan persen dapat menyatakan bagian dari keseluruhan. Gunakan gambar atau garis bilangan untuk membantu melihat hubungan tersebut.
🧩 Nilai yang Belum Diketahui dan Pola
Aljabar Fase B diperkenalkan melalui hubungan, pola, dan simbol pengganti sederhana.
6. Nilai yang Belum Diketahui
📖 Inti yang perlu dipahami
- Menentukan nilai yang belum diketahui dalam kalimat matematika.
- Fokus pada penjumlahan dan pengurangan hingga 100.
- Menggunakan kotak, garis, atau titik-titik sebagai pengganti nilai yang belum diketahui.
- Menggunakan operasi kebalikan untuk menemukan nilai yang dicari.
- Mengubah soal cerita menjadi model matematika.
15 + □ = 50 → nilai □ adalah 35, karena 50 − 15 = 35.
7. Pola Gambar, Objek, dan Bilangan
📖 Inti yang perlu dipahami
- Pola adalah urutan objek, gambar, atau bilangan yang mengikuti aturan tertentu.
- Mengenali pola yang membesar atau mengecil.
- Menggunakan penjumlahan atau pengurangan untuk menjelaskan pola.
- Melanjutkan pola berdasarkan aturan yang ditemukan.
- Memprediksi elemen berikutnya dari suatu pola.
3, 6, 9, 12, … → polanya bertambah 3 setiap langkah.
📏 Mengukur Panjang, Berat, Luas, Volume, dan Waktu
Pengukuran menghubungkan matematika dengan benda dan kegiatan nyata.
8. Panjang dan Berat
📖 Inti yang perlu dipahami
- Mengidentifikasi atribut yang akan diukur.
- Menggunakan alat ukur standar seperti penggaris, meteran, dan timbangan.
- Menggunakan satuan baku seperti cm, m, gram, dan kg sesuai konteks.
- Mengukur dengan tepat dan mencatat hasil pengukuran.
- Mengonversi satuan pengukuran dan membandingkan hasilnya.
Ukur panjang meja menggunakan penggaris atau meteran. Tentukan apakah hasil lebih tepat dinyatakan dalam cm atau m.
9. Luas dan Volume
📖 Inti yang perlu dipahami
- Luas menunjukkan seberapa besar area yang ditutupi.
- Volume menunjukkan banyaknya ruang yang ditempati suatu benda.
- Mengawali pengukuran dengan satuan tidak baku seperti ubin, potongan kertas, atau kubus kecil.
- Mengenal satuan baku seperti cm², m², cm³, dan liter (L).
Menutup permukaan meja dengan persegi-persegi kecil untuk memperkirakan luas sebelum menggunakan satuan baku.
10. Waktu
📖 Inti yang perlu dipahami
- Membaca dan menggunakan waktu dalam kegiatan sehari-hari.
- Menentukan lama suatu kegiatan berdasarkan waktu mulai dan selesai.
- Menghubungkan waktu dengan pengalaman nyata, seperti perjalanan, belajar, atau kegiatan sekolah.
📐 Mengenal, Menyusun, dan Menguraikan Bangun
Geometri membantu murid melihat sifat bentuk dan hubungan antarbagian.
11. Sifat dan Hubungan Bangun
📖 Inti yang perlu dipahami
- Mengenali ciri bangun berdasarkan sisi dan sudut.
- Membandingkan persamaan dan perbedaan antarbangun.
- Menghubungkan beberapa sifat untuk membuat perbandingan antarbangun.
Persegi dan persegi panjang sama-sama memiliki empat sisi dan empat sudut siku-siku. Pada persegi, semua sisinya sama panjang.
12. Komposisi dan Dekomposisi Bangun Datar
📖 Inti yang perlu dipahami
- Komposisi berarti menyusun beberapa bentuk menjadi bentuk baru.
- Dekomposisi berarti menguraikan suatu bentuk menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana.
- Mencoba lebih dari satu cara menyusun bentuk jika memungkinkan.
- Menggunakan tangram untuk mengembangkan penalaran spasial.
- Mengenali bentuk yang dapat diputar atau dibalik untuk membentuk bangun lain.
Susun beberapa keping tangram menjadi persegi, persegi panjang, segitiga, trapesium, atau jajargenjang. Gambarkan hasilnya dan jelaskan bentuk penyusunnya.
📊 Mengelola dan Membaca Data
Data digunakan untuk menemukan informasi, membandingkan, dan membuat kesimpulan berdasarkan data.
13. Mengumpulkan, Mengurutkan, dan Membandingkan Data
📖 Inti yang perlu dipahami
- Mengumpulkan dan mencatat data sederhana.
- Mengelompokkan data berdasarkan kategori.
- Mengurutkan data.
- Membandingkan jumlah antar kategori.
- Menentukan data yang paling banyak, paling sedikit, atau sama.
14. Menyajikan Data
📖 Bentuk penyajian
- Tabel sederhana.
- Diagram gambar.
- Piktogram.
- Diagram batang dengan skala satu satuan.
Tanyakan makanan favorit teman sekelas, catat hasilnya, kelompokkan, hitung jumlahnya, lalu sajikan dalam tabel atau diagram.
15. Menganalisis dan Menyimpulkan Data
📖 Inti yang perlu dipahami
- Membaca informasi dari tabel atau diagram.
- Menemukan kategori terbanyak atau paling sedikit.
- Membandingkan data.
- Menjawab pertanyaan berdasarkan data.
- Menarik kesimpulan sesuai informasi yang tersedia.
- Mengomunikasikan hasil secara lisan atau tertulis.
“Data mana yang paling banyak?”, “Data mana yang paling sedikit?”, “Apakah ada jumlah yang sama?”, dan “Apa yang dapat kita simpulkan?”
🎯 Ringkasan Super Cepat
🧠 Cara Mudah Mengingat Fase B
1. Bilangan → Pahami Nilainya
Jangan hanya menghafal angka. Perhatikan nilai tempat dan hubungan antarbilangan.
2. Operasi → Pahami Maknanya
Hubungkan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian dengan situasi nyata.
3. Pecahan → Lihat Bagian dari Keseluruhan
Gunakan gambar, benda konkret, atau garis bilangan untuk membantu memahami pecahan.
4. Aljabar → Cari yang Hilang
Gunakan hubungan antaroperasi untuk menemukan nilai yang belum diketahui.
5. Pengukuran → Pilih Alat dan Satuan
Tentukan apa yang diukur, pilih alat yang tepat, gunakan satuan yang sesuai, lalu catat hasilnya.
6. Geometri → Lihat Bentuk dan Bagian
Amati sisi, sudut, persamaan, perbedaan, serta cara menyusun dan menguraikan bentuk.
7. Data → Jangan Hanya Melihat Grafik
Baca data, bandingkan, cari informasi penting, lalu buat kesimpulan berdasarkan data.
8. Gunakan Konkret → Gambar → Simbol
Mulai dari benda atau pengalaman nyata, lanjutkan dengan gambar, kemudian gunakan simbol matematika.
Matematika dalam Kehidupan Sehari-hari
| Materi | Contoh Konteks |
|---|---|
| Bilangan | Uang, jumlah barang, harga, pengelompokan benda. |
| Operasi | Belanja, pembagian benda, jumlah kelompok, perhitungan sehari-hari. |
| Pecahan | Bagian makanan, ukuran, perbandingan bagian dari keseluruhan. |
| Pengukuran | Meja, tinggi badan, berat benda, luas permukaan, volume wadah, waktu kegiatan. |
| Geometri | Bentuk benda, puzzle, tangram, desain, penyusunan bentuk. |
| Data | Survei makanan favorit, jumlah benda, pilihan siswa, hasil pengamatan. |
✅ Cek Pemahaman
- Dapatkah saya menjelaskan nilai tempat suatu angka dalam bilangan?
- Dapatkah saya menyusun atau menguraikan bilangan dengan lebih dari satu cara?
- Dapatkah saya memilih strategi yang sesuai untuk operasi hitung?
- Dapatkah saya menemukan nilai yang belum diketahui?
- Dapatkah saya menemukan aturan suatu pola?
- Dapatkah saya memilih alat dan satuan pengukuran yang sesuai?
- Dapatkah saya menjelaskan persamaan dan perbedaan bangun?
- Dapatkah saya menyusun dan menguraikan bangun?
- Dapatkah saya menyajikan data dalam tabel atau diagram?
- Dapatkah saya membuat kesimpulan berdasarkan data?
Ringkasan ini disusun berdasarkan bagian Fase B (Kelas III dan IV SD/MI/Program Paket A) dalam dokumen Panduan Mata Pelajaran Matematika Fase A–F dan Fase F Tingkat Lanjut , Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, 2025, sebagaimana terdapat pada PDF yang diunggah.
Ringkasan dibuat untuk membantu belajar dan memahami pokok materi. Untuk perencanaan pembelajaran, asesmen, atau pengembangan perangkat ajar, tetap gunakan dokumen sumber secara lengkap.

